Work Text:
"Aku merekomendasikan Louis untuk menggantikan posisiku sebagai M."
Mycroft mengerjap, si bungsu Moriarty?
"He's Moriarry after all. Louis menempuh pendidikan yang sama denganku dan William, dan terus belajar dari kami. Selama ini, dia hanya bersembunyi di balik bayang-bayang." Albert menjelaskan dengan senyum lembutnya, "Dia akan menggantikanku dengan hebat."
Mycroft ingat, tatapan si bungsu itu sama teguhnya seperti kedua kakaknya, walau perangainya lebih banyak diam, dia lebih memilih memperhatikan, dan bersembunyi di balik bayang-bayang, Mycroft tahu pemuda itu memiliki kemampuan.
"Aku mengerti."
"Hanya saja ... hargai keputusannya."
Lagi, Mycroft tidak mengerti, bukankah Albert yang merekomendasikannya sejak awal?
"Biarkan dia hidup sesuai keinginannya, aku memang merekomendasikan Louis karena dia mampu, tapi jangan memaksa. Jika kau ingin berterima kasih pada Lord of Crime, biarkan adikku hidup sesuai kemauannya."
"Kau sangat menyayangi kedua adikmu, Albert." Mycroft tanpa sadar tersenyum kecil akan fakta itu.
(Mycroft tidak tahu saja, Albert membuat sweater dengan kedua tangannya sendiri untuk keduanya, dan saat pesta teh, alih-alih mengamankan Fred yang paling muda untuk bertemu wanita, dia justru menjauhkan Louis dengan alasan 'Aku tidak ingin dia bertemu wanita jahat.' Konyol sekali.)
"Mereka adikku." Albert masih tersenyum sama lembutnya sejak tadi, "dan ini keinginan terbesar aku dan William. Kami tidak pernah ingin melibatkannya terlalu jauh sejak awal, William ingin Louis hidup sesuai kemauannya, aku ingin adikku hidup. Kami bisa melibatkan siapa saja, siapa saja, kecuali Louis."
Ah. Mycroft bukannya tidak mengerti perasaan itu. Dia tidak ingin Sherlock untuk mengabdi pada kerajaan sebagai penebusan dosa, dan--Mycroft juga tidak ingin adik kecilnya itu mati.
Don't die, Sherly.
"Baiklah, aku berjanji akan menerima apapun keputusannya."
"Dan aku ada permintaan terakhir." Kali ini ekspresi wajah Albert berubah sendu, menarik bagaimana pria yang penuh topeng dan selalu tersenyum misterius itu bisa begitu ekspresif saat membahas adiknya. "Jaga dia, Myc."
Apa?
"Adikku akan sendirian tanpa figur kedua kakaknya. Tolong jaga dia, agar bebanku berkurang saat terkurung di menara."
"Kau bilang dia akan menjadi M yang baik, Albert."
"Memang. Aku yakin dia akan memimpin MI6 dengan baik. Tapi, terlepas dari kemampuannya, adikku akan kehilangan kedua kakaknya di luar sana. Dan kau, kehilangan seorang adik. Tolong, jaga adik kecilku."
Tolong. Albert bersungguh-sungguh akan permintaan ini. Mycroft merasa dadanya nyeri, sejujurnya dia sangat ingin bertemu Sherlock. "Baiklah."
Ada kelegaan terpancar dari manik emerald itu. "Berjanjilah, hargai keputusannya."
"Aku tau."
"Jaga dia."
"Ya."
Hening. Albert menarik nafasnya, dan Mycroft menunggu, menerka apa lagi yang ingin Albert katakan sebelum ditahan.
"...Terima kasih."
Mycroft tersenyum lembut untuk pertama kalinya, menatap emerald itu penuh keteguhan, penuh keyakinan. "Serahkan padaku."
Akan dia pastikan adik kecil Albert, Louis, untuk hidup sesuai keinginannya. Dan dia akan menjaganya.
***
